Wartacianjurnews.com — Pemerintah Kabupaten Cianjur secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Direktur Utama dan Dewan Pengawas Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Mukti Cianjur. Penyerahan dilakukan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Cianjur, Ahmad Rifa’i, di Kantor PDAM Tirta Mukti, Jalan Pangeran Hidayatullah, Limbangansari, Kecamatan Cianjur.
Dalam penyerahan tersebut, Samsul Hadi resmi menjabat sebagai Direktur Utama PDAM Tirta Mukti. Samsul Hadi sebelumnya pernah mengemban jabatan Direktur Teknik, kemudian sempat berhenti dan menjabat sebagai Dewan Pengawas, sebelum kembali dipercaya memimpin perusahaan daerah tersebut.

Selain itu, Ilham Ginanjar ditetapkan sebagai anggota Dewan Pengawas PDAM Tirta Mukti. Ilham Ginanjar sebelumnya diketahui menjabat sebagai Tim Percepatan Pembangunan Kabupaten Cianjur.
Acara penyerahan SK dihadiri sejumlah pejabat Pemerintah Daerah Kabupaten Cianjur serta jajaran pejabat struktural PDAM Tirta Mukti. Kegiatan berlangsung secara formal dan tertutup untuk umum.
Dalam wawancara usai penyerahan SK, Samsul Hadi menyampaikan komitmennya untuk mengutamakan pelayanan kepada pelanggan. Ia menyebutkan bahwa langkah perbaikan pelayanan akan disusun melalui pemetaan dan diskusi internal, seiring dengan penyesuaian Rencana Anggaran Perusahaan (RAP) yang telah disahkan pada pembahasan sebelumnya.
Samsul Hadi juga menjelaskan bahwa pihaknya akan terlebih dahulu melakukan identifikasi terhadap permasalahan internal sebelum mengambil langkah kebijakan lebih lanjut. Menurutnya, konsolidasi internal menjadi bagian penting agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan optimal.
Terkait kondisi pelayanan air bersih, ia mengungkapkan bahwa tidak seluruh pasokan air PDAM bersumber dari mata air. Sebagian wilayah mengandalkan air permukaan atau sungai yang pada musim hujan dengan intensitas tinggi berpotensi mengalami gangguan kualitas air baku, sehingga distribusi terkadang harus dihentikan sementara.
Ia menambahkan, gangguan pasokan air masih terjadi di beberapa wilayah, seperti Cianjur, Karangtengah, dan Pacet, akibat faktor ketersediaan dan kualitas air baku. Meski demikian, PDAM Tirta Mukti disebut terus melakukan penyesuaian dan perbaikan agar pelayanan tetap berjalan sesuai standar. (Ben)













Comment