Apel Operasi Keselamatan Lodaya 2026 Digelar di Polres Cianjur, Fokus ETLE dan Ramp Check

Wartacianjurnews.com – Apel gelar pasukan Operasi Keselamatan Lodaya 2026 digelar di Lapangan Apel Polres Cianjur, Jalan KH Abdullah bin Nuh, Kabupaten Cianjur, Senin (2/2/2026) pukul 07.00 WIB. Kegiatan ini dipimpin Wakapolres Cianjur KOMPOL Mohamad Ardi Wibowo sebagai tanda kesiapan pelaksanaan operasi lalu lintas.

Apel tersebut diikuti unsur Polres Cianjur, jajaran Polsek jalur, serta personel gabungan termasuk Dishub dan Jasa Raharja Kabupaten Cianjur. Operasi berlangsung selama 14 hari, mulai 2 hingga 15 Februari 2026 di wilayah hukum Polda Jawa Barat.

Teks: Apel gelar pasukan Operasi Keselamatan Lodaya 2026 di Lapangan Polres Cianjur.
Foto: Apel gelar pasukan Operasi Keselamatan Lodaya 2026 di Lapangan Apel Polres Cianjur, Senin (2/2/2026).

Dalam arahannya, pimpinan apel menyampaikan kegiatan bertujuan memastikan kesiapan personel sebelum operasi berjalan. “Apel ini bertujuan mengecek kesiapan personel sebelum operasi berlangsung sesuai amanat Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009,” ujar Wakapolres dalam amanatnya.

Operasi Keselamatan Lodaya 2026 melibatkan total 2.606 personel dengan pembagian 480 Satgas Polda dan 2.126 Satgas Polres. Pola operasi terdiri dari kegiatan preemtif 40 persen, preventif 40 persen, dan represif 20 persen dengan komposisi penindakan ETLE 95 persen dan manual 5 persen.

KBO Lantas Polres Cianjur, Iptu Atim Kosasih, SE menjelaskan, tren kecelakaan lalu lintas di wilayah Cianjur menunjukkan penurunan pada 2025 dibanding 2024. “Angka kecelakaan lalu lintas pada tahun 2025 dibandingkan 2024 mengalami penurunan kejadian,” ujarnya.

Ia menyebut penyebab dominan kecelakaan meliputi faktor manusia, kondisi jalan, kelelahan pengemudi, dan kendaraan tidak laik jalan. “Penyebab dominan kecelakaan lalu lintas antara lain faktor manusia, faktor jalan, kelelahan pengemudi, serta kendaraan yang tidak laik jalan,” kata Atim.

Terkait penindakan, Satlantas Polres Cianjur mengandalkan ETLE mobile dan handheld. “Pada Operasi Keselamatan 2026 ini penindakan menggunakan ETLE mobile dan ETLE handheld, sedangkan ETLE statis masih dalam tahap pengajuan rencana Juli 2026 di Bundaran Pos TMC Citymall,” jelasnya.

Selain itu, operasi juga menyasar angkutan umum melalui ramp check guna memastikan kelayakan kendaraan dan pengemudi. Menurut Atim, pelanggaran dominan meliputi kendaraan tidak laik jalan, pengemudi tidak memenuhi syarat, serta kelebihan muatan.

Selama kegiatan apel gelar pasukan berlangsung, situasi dilaporkan aman dan kondusif. Operasi ini juga melibatkan sinergi lintas instansi guna mendukung keselamatan berlalu lintas menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026. (Ben)

Comment