Wartacianjurnews.com – Sejumlah orang tua murid di PAUD Analika, Desa Gekbrong, Kecamatan Gekbrong, Kabupaten Cianjur, mengeluhkan menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disuplai dari dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Cikahuripan 2 yang berada di depan Puskesmas Gekbrong.
Para orang tua menilai menu makanan yang diberikan tidak sebanding dengan anggaran yang telah ditentukan pemerintah, yakni Rp8 ribu per hari untuk murid kelas rendah.
Berdasarkan perhitungan para orang tua murid, menu yang dibagikan selama empat hari hanya berupa roti, roti tawar, abon sapi, jeruk, dan buah pir. Jika dihitung berdasarkan harga pasar, nilai makanan tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp17.500 untuk empat hari.
Rinciannya, roti diperkirakan seharga Rp1.500, roti tawar Rp5.000, abon sapi Rp5.000, jeruk Rp1.000, dan buah pir sekitar Rp5.000.
Selain dinilai tidak sesuai dengan anggaran, orang tua murid juga menyoroti tidak adanya susu dalam menu yang dibagikan kepada anak-anak.
Salah seorang orang tua murid mengaku heran dengan menu yang diberikan jika dibandingkan dengan harga di pasaran.
“Ibu mah heran sakieu. Ieu harga di pasar. Komo deui lamun meser mah,” ujar salah seorang orang tua murid.

Kepala PAUD Analika 1, Rosilawati, membenarkan adanya keluhan dari para orang tua terkait menu MBG tersebut.
Menurutnya, PAUD Analika baru sekitar satu minggu menerima pasokan makanan dari dapur SPPG Cikahuripan 2. Penyaluran tersebut merupakan hasil instruksi dari Koordinator Kecamatan (Korcam) SPPI Gekbrong.
“Betul, baru sekitar satu minggu kami menerima suplai dari SPPG Cikahuripan 2. Itu juga berdasarkan instruksi dari Korcam SPPI Gekbrong,” kata Rosilawati, kepada wartawan Kamis (12/3/2025)
Ia berharap adanya evaluasi dari pihak terkait agar menu yang diberikan benar-benar sesuai dengan standar gizi dan anggaran yang telah ditetapkan dalam program MBG.
Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, pihak SPPG Cikahuripan 2 maupun Korcam SPPI Gekbrong belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan tersebut. (dil)













Comment