AMAR Desak Evaluasi Sosial, Soroti Potret Kemiskinan Cianjur di Kasus Labu Siam

Wartacianjurnews.com – Aliansi Masyarakat Sipil Cianjur (AMAR) menyoroti potret kemiskinan Cianjur setelah munculnya kasus penganiayaan yang berujung kematian di Kecamatan Cugenang. Organisasi tersebut juga mendesak adanya evaluasi kebijakan sosial menyusul peristiwa yang dipicu dugaan pengambilan dua buah labu siam.

Pengamat AMAR, Adi Supriadi, menyebut peristiwa tersebut sebagai tragedi kemanusiaan yang perlu menjadi perhatian berbagai pihak.

“Kami menyampaikan keprihatinan dan duka yang mendalam atas meninggalnya seorang warga yang menjadi korban kekerasan setelah dituduh mencuri dua buah labu seharga sekitar lima ribu rupiah untuk kebutuhan berbuka puasa,” ujar Adi.

Menurutnya, kasus tersebut bukan hanya persoalan kriminal, tetapi juga mencerminkan kondisi sosial masyarakat yang perlu mendapat perhatian serius.

“Tidak ada nilai barang yang pantas dibayar dengan nyawa manusia. Tindakan main hakim sendiri adalah bentuk kekerasan yang tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apa pun,” katanya.

Keterangan keluarga korban juga menggambarkan kondisi ekonomi keluarga yang sederhana. Ibu Tinta, adik korban, menyebut dua buah labu siam itu rencananya akan dimasak untuk ibunya yang sudah lanjut usia, berumur 99 tahun.

“Ceritanya labu siam itu buat masak, buat Emak makan,” ujar Ibu Tinta.

Ia menjelaskan almarhum selama ini bekerja serabutan dan menjadi tulang punggung keluarga, termasuk merawat ibu mereka.

“Iya, kesehariannya ngurus Ibu. Dia juga tulang punggung keluarga. Kerjanya serabutan setiap hari,” katanya.

Sementara itu, Kapolres Cianjur AKBP Dr. A. Alexander Yurikho Hadi memastikan kasus tersebut telah ditangani secara hukum. Ia mengingatkan masyarakat agar tidak menyelesaikan dugaan tindak pidana dengan kekerasan.

“Dugaan tindak pidana tidak harus diperlakukan dan berakhir dengan kekerasan. Jika kekerasan dilakukan, justru akan menambah masalah,” ujar Alexander.

AMAR dalam pernyataan sikapnya juga mendesak adanya evaluasi kebijakan sosial serta penguatan perlindungan bagi masyarakat yang berada dalam kondisi ekonomi sulit. (Ben)

Comment