Wartacianjurnews.com – Fakta mengejutkan terungkap dari kasus pembobolan ATM Bank BNI yang berhasil diungkap Polres Cianjur. Salah satu tersangka, DS (32), ternyata adalah residivis kasus serupa dan mengaku belajar teknik membobol mesin ATM hanya melalui video di YouTube.
“DS mengungkapkan bahwa uang hasil pembobolan digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Bahkan untuk membuat alat penjepit uang, dia menghabiskan modal sekitar Rp10 juta,” jelas Kompol Nova Bhayangkara, Kasat Reskrim Polres Cianjur, Rabu (1/10/2025).

Kompol Nova menambahkan, pengakuan tersangka juga mengungkap celah keamanan pada mesin ATM Bank BNI. Menurut keterangan pelaku, ATM BNI relatif lebih mudah dibobol dibandingkan bank lain.
“Dari pengakuan pelaku, ATM BNI lebih mudah dibobol. Karena itu kami imbau pihak perbankan, khususnya BNI, untuk segera memperkuat sistem keamanan mesinnya,” tegas Nova.
Selain itu, ia mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada terhadap lingkungan sekitar, terutama saat bertransaksi di ATM.
“Jangan lengah ketika berada di area ATM. Mari kita bersama menjaga keamanan agar kejahatan seperti ini tidak lagi terulang,” katanya. (Ben)













Comment