Puluhan Tablet DPRD Cianjur Belum Dikembalikan, Hanya 1 yang Tersisa

Salah satu tablet inventaris Sekretariat DPRD Cianjur yang dikembalikan tanpa kelengkapan charger dan stylus pen. (Dok. Warta Cianjur)

Wartacianjurnews.com– Dugaan penyalahgunaan fasilitas negara kembali mencuat. Sebanyak 29 unit tablet yang menjadi inventaris Sekretariat DPRD Kabupaten Cianjur hingga kini belum seluruhnya dikembalikan oleh para anggota DPRD periode 2019–2024, meski masa jabatan mereka telah berakhir sejak awal tahun 2025.

Kepala Bagian Umum Sekretariat DPRD Cianjur, Jenal Mutakin, membenarkan bahwa hingga saat ini baru dua unit tablet yang terdata, satu dikembalikan dalam kondisi tanpa charger dan stylus pen, sedangkan satu lagi hanya disertai surat kehilangan dari kepolisian.

Salah satu tablet inventaris Sekretariat DPRD Cianjur yang dikembalikan tanpa kelengkapan charger dan stylus pen. (Dok. Warta Cianjur)

“Sudah kami kirimkan surat permintaan pengembalian sejak Januari 2025. Dalam surat pernyataan saat tablet diserahkan dulu, mereka berjanji akan mengembalikan saat masa jabatan berakhir. Tapi sampai sekarang mayoritas belum mengembalikan,” kata Jenal saat dikonfirmasi.

Dari total 50 anggota DPRD, 20 di antaranya kembali terpilih dan masih menggunakan tablet tersebut untuk menjalankan tugas. Namun sisanya, sebanyak 28 mantan anggota DPRD, hingga kini belum menunjukkan iktikad untuk mengembalikan fasilitas milik negara itu.

Tablet tersebut diketahui merupakan pengadaan tahun 2020 dari APBD, yang seharusnya tercatat sebagai aset milik negara. Ironisnya, sebagian pihak diduga memperlakukan tablet itu seolah-olah milik pribadi. (Ben)

Comment