Wartacianjurnews.com – Tak kurang dari 200 ribu kendaraan bermotor, yang teregistrasi di Kabupaten Cianjur menunggak pajak.
Hal itu diungkapkan Kepala Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah (Samsat) wilayah Kabupaten Cianjur, Dr.Irvan Niko Firmansyah, SSTP.,M.Si. kepada awak media, saat melaksanakan penyisiran kendaraan roda dua, dan roda empat penunggak pajak, di sebuah pabrik di kawasan wilayah Kecamatan Sukaluyu, Kabupaten Cianjur, Rabu (27/04/2024).
Irvan mengatakan, kegiatan penyisiran kendaraan bermotor yang menunggak pajak, diharapkan adanya kesadaran pemilik kendaraan, untuk segera membayar pajak, dan bagian dari pada strategi optimalisasi pendapatan daerah.
“Kita melakukan penyisiran di setiap pabrik ataupun tempat keramaian lainnya seperti Mall, pasar, terminal dan juga sekolah” terang Irvan.
Menurutnya, kegiatan yang dilaksanakan merupakan upaya edukasi dan sosialisasi taat pajak kepada masyarakat, dan juga penagihan secara tidak langsung.
Petugas gabungan Samsat, Kepolisian serta Jasa Raharja melaksanakan penyisiran setiap hari dengan menempelkan sticker pemberitahuan di kendaraan bermotor yang menunggak pajak.
“Kita akan mengecek kendaraan dengan menggerakan petugas dan jika saat diketahui kendaraan menunggak pajak, maka petugas akan menempelkan sticker,” ujar Irvan.
Irvan menyampaikan, target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak di Samsat Cianjur dari lima komponen pajak diantaranya pajak kendaraan bermotor, pajak toko, dan lainnya sebesar Rp.639 miliar.
“Dari Rp.639 miliar, sekitar 70 persennya kembali ke Cianjur, dalam bentuk dana bagi hasil dan itu akan diterjemahkan lagi oleh Pemkab Cianjur ke pembangunan pembangunan. Jadi kalau misalkan pendapatan meningkat, pembangunan meningkat, masyarakat akan sejahtera, itu tujuan utama kita,” kata Irvan.
Capaian pendapatan pajak di tahun 2023 sebesar 102,05 persen. Sementara untuk di 2024 hingga periode bulan ini capaian target mencapai 21 persen. Namun dia tidak menyebutkan detail nominalnya.
“Alhamdulillah dengan upaya optimalisasi yang kami lakukan, tingkat ketaatan masyarakat cianjur meskipun belum optimal Alhamdulillah tercapai,” pungkasnya
Taufik Winata














Comment