Wartacianjurnews.com – Pelari ITB Ultra Marathon 2026 dilaporkan mengalami kolaps di sekitar Terminal Rawabango, Jalan Raya Bandung, Desa Bojong, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur. Pelari bernama Dody Muhammad Pasha yang mengikuti kategori Relay 16 tersebut kemudian dievakuasi menggunakan ambulans ke Rumah Sakit Dr. Hafiz (RSDH).
Informasi meninggalnya Dody diumumkan melalui unggahan akun Instagram resmi ITB Ultra Marathon (@itbultra) pada Sabtu (17/10/2026). Dalam unggahan tersebut, penyelenggara menyampaikan belasungkawa atas berpulangnya peserta tersebut.

Yusuf, sopir ambulans Pondok Pesantren Al-Ittihad yang memberikan keterangan terkait evakuasi, mengatakan dirinya menemukan korban dalam kondisi sudah terjatuh. Berdasarkan penuturannya, korban ditemukan sekitar pukul 12.05 WIB, sedangkan dirinya tiba di lokasi sekitar pukul 12.10 WIB.
“Ketemunya jam 12.05, cuma saya datang ke TKP jam 12.10,” kata Yusuf dalam wawancara.
Yusuf menjelaskan, setelah mendapatkan penanganan awal di lokasi, korban langsung dibawa ke RSDH. Ia menyebut korban masih bernapas ketika berada di rumah sakit, sebelum mendapatkan penanganan lebih lanjut.
“Ari waktu di RSDH mah masih aman, masih napasna,” ujar Yusuf dalam bahasa Sunda, yang berarti korban masih bernapas saat berada di RSDH.
Yusuf juga mengatakan dirinya sempat memberikan informasi kepada pihak terkait sebelum kemudian dimintai keterangan oleh aparat. Namun, kronologi lengkap kejadian, kondisi medis korban, serta waktu dan penyebab kematian belum dapat dipastikan dari keterangan tersebut.
Hingga berita ini disusun, penyebab kematian Dody Muhammad Pasha belum diketahui berdasarkan informasi yang tersedia. Konfirmasi dari pihak rumah sakit, penyelenggara ITB Ultra Marathon 2026, dan kepolisian masih diperlukan untuk memastikan rangkaian kejadian tersebut. (Ben)













Comment