Merah Putih Membentang di Atas Cilaki, Membuka Jalan Baru bagi Warga Cianjur-Garut

Jembatan Gantung Merah Putih membentang sepanjang 120 meter di atas Sungai Cilaki, menghubungkan Kampung Lawang, Desa Karangwangi, Cianjur, dengan Kampung Citaringgul, Desa Caringin, Garut. Jembatan ini kini resmi digunakan masyarakat sebagai akses sosial dan ekonomi antarwilayah.

Oleh Fadilah Munajat

Wartacianjurnews.com – Angin berembus pelan di sekitar Jembatan Gantung Merah Putih. Di bawahnya, aliran Sungai Cilaki terlihat membelah bebatuan, sementara bentangan jembatan sepanjang 120 meter memanjang menuju wilayah Kabupaten Garut.

Di sekitar jembatan, Camat Cidaun Gagan Rusganda berbincang mengenai keberadaan akses baru yang menghubungkan dua wilayah tersebut.

“Sekarang sudah bisa digunakan masyarakat,” ujar Gagan sambil melihat ke arah jembatan.

Menurutnya, keberadaan jembatan ini memiliki arti penting bagi warga di kedua wilayah. Bukan hanya sebagai penghubung antarkampung, tetapi juga membuka akses masyarakat untuk berbagai aktivitas.

“Jadi ini bukan hanya untuk lewat saja. Aksesnya sangat penting untuk kegiatan sosial dan ekonomi masyarakat,” katanya.

Gagan menjelaskan, dengan adanya jembatan ini, mobilitas warga menjadi lebih mudah. Masyarakat dari Kampung Lawang dan Kampung Citaringgul dapat saling berinteraksi tanpa harus mencari jalur lain yang lebih jauh.

“Harapannya tentu aktivitas masyarakat semakin mudah. Yang paling penting akses ekonomi dan sosial bisa semakin terbuka,” tuturnya.

Percakapan berlanjut sambil menyusuri badan jembatan. Papan lantai berwarna hijau terbentang di depan mata. Pagar merah putih di kedua sisi menjadi pembatas, sementara kabel-kabel utama menjulang mengikuti panjang jembatan.

Dari tengah jembatan, pemandangan Sungai Cilaki terlihat lebih jelas. Air mengalir di antara bebatuan, dengan pepohonan dan perbukitan mengelilingi kawasan tersebut.
Gagan kembali melihat ke arah seberang.

“Kalau akses seperti ini sudah tersedia, masyarakat tentu lebih mudah beraktivitas. Hubungan antara masyarakat Cianjur dan Garut juga semakin dekat,” katanya.

Bagi Gagan, jembatan ini menjadi salah satu bentuk pembangunan yang langsung bersentuhan dengan kebutuhan masyarakat.

“Jembatan ini harus dimanfaatkan dan dijaga bersama. Jangan sampai setelah dibangun justru tidak dirawat. Ini milik masyarakat,” ujarnya.

Kalimat itu terdengar sederhana, tetapi terasa penting ketika disampaikan di atas jembatan yang menghubungkan dua wilayah.

Di satu sisi adalah Kampung Lawang, Desa Karangwangi, Cianjur. Di sisi lainnya Kampung Citaringgul, Desa Caringin, Garut.
Sungai Cilaki memang masih mengalir di bawahnya. Namun kini, warga tidak lagi melihat sungai itu semata sebagai pemisah.

Ada Jembatan Gantung Merah Putih sepanjang 120 meter yang menjadi jalan bagi langkah-langkah mereka menuju seberang. (**)

banner 1131x1600 banner 1131x1600 banner 1131x1600 banner 1131x1600 banner 1131x1600 banner 1131x1600 banner 1131x1600 banner 1131x1600 banner 1131x1600

Comment