Wartacianjurnews.com – Kabar duka datang dari Erik Setiawan (16), remaja asal Kampung Cikawung, Desa Cibuluh, Kecamatan Cidaun, Kabupaten Cianjur, yang selama sekitar dua tahun berjuang melawan penyakit TB tulang.
Erik dinyatakan meninggal dunia setelah kondisi kesehatannya terus menurun sejak beberapa hari terakhir. Kabar tersebut disampaikan Camat Cidaun Gagan Rusganda setelah menerima informasi dari pihak keluarga, Senin (14/9/2026).
“Kondisi saudara Erik barusan dapat informasi dari keluarga bahwa yang bersangkutan meninggal dunia. Dari kemarin kondisinya sudah menurun sampai koma. Baru barusan sekali kami mendapat informasi meninggal dunia,” ujar Gagan.
Gagan mengatakan, sejak Minggu pagi kondisi Erik semakin memburuk. Saat itu, Erik sudah tidak dapat menerima makanan maupun minuman secara normal. Asupan nutrisi diberikan melalui selang, sementara urine pasien disebut sudah bercampur darah.
“Minggu pagi saya dapat informasi, makan sudah tidak masuk, air minum sudah tidak masuk, kencing sudah darah. Makanan dan minuman sudah melalui selang untuk nutrisi,” katanya.
Kondisi Erik kemudian terus menurun hingga mengalami koma. Situasi tersebut membuat rencana rujukan Erik ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung yang sebelumnya dijadwalkan pada Senin dini hari tidak dapat dilakukan.
“Rencananya tadi subuh dirujuk ke rumah sakit di Bandung. Tapi karena kondisinya sudah koma, akhirnya tidak jadi dirujuk,” ungkap Gagan.
Sebelumnya, Erik sempat menjalani perawatan di RS Bunut Sukabumi dan direncanakan melanjutkan penanganan ke RSHS Bandung. Namun, kondisi Erik yang semakin kritis membuat proses rujukan tersebut batal.
Saat ini, ambulans dari Puskesmas Cibuluh menuju RS Bunut Sukabumi untuk proses penanganan administrasi dan keterangan kematian.
“Kita sekarang sedang mengurus keterangan kematiannya,” kata Gagan.
Kepergian Erik menutup perjuangan panjang seorang remaja dari pelosok Cidaun yang sebelumnya juga menghadapi kendala akses menuju fasilitas kesehatan. Dari tempat tinggalnya, Erik harus dibawa menggunakan tandu sekitar tiga kilometer untuk mencapai jalan yang dapat dilalui kendaraan. (dil)














Comment