Wartacianjurnews.com – Polemik jalan di wilayah Desa Karangwangi, Kecamatan Cidaun, Kabupaten Cianjur, yang sebelumnya viral di media sosial mulai menemui titik terang. Pemerintah Desa Karangwangi menyebut pihak Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) akan segera melakukan perbaikan terhadap bagian jalan yang menjadi sorotan.
Kepala Desa Karangwangi, Tarna, mengatakan keputusan tersebut diambil setelah dilakukan pengecekan terhadap kondisi jalan di lapangan.
Menurut Tarna, jalan tersebut memang baru selesai dikerjakan dan belum dilakukan serah terima dari TPK kepada pemerintah desa. Karena itu, apabila terdapat bagian pekerjaan yang perlu diperbaiki, pihak pelaksana masih memiliki kesempatan untuk melakukan pembenahan sebelum proses serah terima.
“Setelah dilakukan pengecekan, pihak TPK akan segera memperbaiki jalan tersebut karena memang belum serah terima,” kata Tarna, Senin (14/9/2026)
Tarna juga menjelaskan, jalan yang baru selesai sekitar satu hari itu ternyata sudah dilalui truk pengangkut material milik warga. Kendaraan dengan tonase tersebut dinilai tidak sesuai dengan kapasitas jalan desa yang baru selesai dibangun.
Kondisi tersebut diduga turut memengaruhi permukaan jalan yang kemudian terlihat mengalami kerusakan dan menjadi sorotan dalam video yang beredar.
“Jalan baru selesai satu hari sudah dilewati truk pengangkut material untuk warga. Tonase truk itu tidak sesuai dengan kondisi jalan desa,” ujarnya.
Meski demikian, pemerintah desa bersama pihak terkait sepakat untuk menjaga hasil pembangunan agar tidak kembali mengalami kerusakan setelah diperbaiki.
Tarna mengatakan, masyarakat juga diminta ikut menjaga jalan yang telah dibangun. Apabila ke depan ditemukan persoalan atau terjadi kerusakan, penyelesaiannya akan terlebih dahulu dibicarakan melalui musyawarah.
“Kita sudah sepakat untuk saling menjaga hasil pembangunan yang sudah diperbaiki. Kalau ada sesuatu hal, siap untuk dimusyawarahkan terlebih dahulu,” katanya.
Sebelumnya, video yang memperlihatkan material permukaan jalan mudah terlepas saat diperiksa warga viral di media sosial. Kondisi tersebut sempat memunculkan pertanyaan mengenai kualitas pembangunan jalan yang menggunakan anggaran Dana Desa.
Dengan adanya perbaikan oleh TPK sebelum serah terima, pemerintah desa diharapkan memastikan hasil pekerjaan benar-benar memenuhi standar dan dapat bertahan sesuai peruntukannya. (dil)














Comment