Video Jalan Karangwangi Viral, Ketua Fraksi Gerindra Minta Pekerjaan Jangan Asal Jadi

Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Cianjur, Irfan Aulia Budiman, menyoroti video viral kondisi permukaan jalan di Kampung Panorama, Desa Karangwangi, Kecamatan Cidaun, yang materialnya terlihat mudah terlepas saat diperiksa warga. Irfan meminta pekerjaan infrastruktur yang menggunakan Dana Desa dipastikan sesuai spesifikasi dan mengedepankan kualitas.

Wartacianjurnews.com – Video yang memperlihatkan material permukaan jalan di Desa Karangwangi, Kecamatan Cidaun, Kabupaten Cianjur, mudah terlepas saat diperiksa warga menuai sorotan. Kali ini, perhatian datang dari Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Cianjur, Irfan Aulia Budiman.

Irfan meminta pemerintah tidak menganggap sepele persoalan tersebut, terlebih pembangunan jalan menggunakan Dana Desa (DD) yang bersumber dari uang negara.

Menurutnya, terlepas dari apakah kondisi dalam video tersebut disebabkan jalan yang masih baru atau faktor teknis lainnya, persoalan itu harus segera diperiksa. Jangan sampai pekerjaan infrastruktur hanya mengejar penyelesaian secara administratif, tetapi mengabaikan kualitas hasil pembangunan.

“Kalau memang benar seperti yang terlihat dalam video, tentu harus dipertanyakan. Jangan sampai anggaran sudah dikeluarkan, tetapi hasil pekerjaannya tidak memberikan kualitas yang seharusnya,” ujar Irfan, Minggu (13/9/2026)

Ia menilai, pengecekan tidak cukup hanya melihat kondisi permukaan jalan secara kasat mata. Pemeriksaan harus mencakup spesifikasi teknis, material yang digunakan, metode pengerjaan hingga kesesuaian volume pekerjaan dengan anggaran yang dialokasikan.

Irfan juga mendorong pemerintah kecamatan maupun pemerintah desa transparan dalam menjelaskan pembangunan jalan tersebut kepada masyarakat.
Sebab, jalan yang dibangun menggunakan Dana Desa merupakan fasilitas publik. Masyarakat berhak mengetahui bagaimana anggaran digunakan dan memastikan hasil pembangunan benar-benar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.

“Kalau ditemukan tidak sesuai spesifikasi, harus ada tindakan dan perbaikan. Jangan dibiarkan,” tegasnya.

Sementara itu, Camat Cidaun Gagan Rusganda sebelumnya menyatakan akan segera melakukan pengecekan ke lokasi setelah video tersebut viral.

Kepala Desa Karangwangi, Tarna, juga telah memberikan klarifikasi bahwa jalan di Kampung Panorama yang terlihat dalam video baru selesai dikerjakan sekitar satu hari dan belum diserahterimakan oleh TPK. Jalan tersebut juga belum diperbolehkan dilalui kendaraan karena masih dalam tahap awal setelah pengerjaan.

Namun, klarifikasi tersebut tidak serta-merta menghapus pertanyaan mengenai kualitas pekerjaan. Pemeriksaan teknis menjadi penting untuk memastikan apakah kondisi material dalam video merupakan hal yang wajar karena jalan masih baru atau justru menunjukkan adanya persoalan dalam proses pengerjaan.

Jika hasil pemeriksaan menemukan pekerjaan tidak sesuai spesifikasi, persoalan tersebut semestinya tidak berhenti pada klarifikasi, tetapi harus ditindaklanjuti dengan perbaikan dan evaluasi terhadap pelaksanaan pembangunan. (dil)

banner 1131x1600 banner 1131x1600 banner 1131x1600 banner 1131x1600 banner 1131x1600 banner 1131x1600 banner 1131x1600 banner 1131x1600 banner 1131x1600

Comment