Dampak Kemarau, Harga Dedak Mahal, Peternak Ayam Pelung Menjerit

Oplus_16908288

Wartacianjurnews.com- Peternak ayam pelung di Kabupaten Cianjur mengeluhkan mahalnya harga pakan.

Salah satunya Heru Purnama (29) peternak asal Desa Sukaraharja Kecamatan Cibeber.

TERDAMPAK, Salah satu peternak ayam pelung mengeluhkan mahalnya harga pakan akibat musim kemarau. (Dok/Ist).

Heru mengaku, sudah beternak skala kecil sejak 2020 dan baru mengalami kenaikan harga pakan yang terbilang tinggi.

“Harga pakan dedak mahal, normalnya 2.000/Kg, sekarang 6.000/Kg. Sehari bisa menghabiskan 2 Kg/hari,” kata Heru, Minggu 13 September 2026.

Penyebab tingginya harga diakibatkan tidak melimpahnya penggilingan atau penyosohan padi di musim kemarau.

“Kelangkaan dedak memang karena dampak kemarau, bahan baku pembuatannya tidak banyak,” ujarnya.

Akibat mahalnya dedak, Heru terpaksa menjual sebagian ayam pelung peliharaannya untuk menghindari biaya pakan yang membengkak.

“Ayam pelung saya jual sebagian, tinggal 24 ekor, soalna tidak seimbang harganya murah, sedangkan pakan mahal,” pungkasnya. (NRS)

banner 1131x1600 banner 1131x1600 banner 1131x1600 banner 1131x1600 banner 1131x1600 banner 1131x1600 banner 1131x1600 banner 1131x1600 banner 1131x1600

Comment