Wartacianjurnews.com- Dugaan penyimpangan proyek revitalisasi SDN Bojong 2 Karangtengah menjadi sorotan. Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Cianjur membantah adanya praktik tersebut.

Kabid SD Disdikpora Cianjur Rifki Mohammad menegaskan, pengerjaan revitalisasi SDN Bojong 2 Karangtengah dilakukan secara swakelola.
“Setelah dicek tidak ada pengerjaan oleh pihak ketiga, semua pekerjaan sesuai dengan juklak dan juknis yang sudah ditentukan,” kata Rifki, Minggu 30 Agustus 2026.
Secara teknis, Rifki menyebut, pengerjaannya melibatkan Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP).
“Pengerjaan oleh panitia pembangunan. Pelaksanaannya sudah berjalan 6 hari,” paparnya.
Sebelumnya, salah satu warga mengatakan, proyek revitalisasi SDN Bojong 2 tidak dilakukan secara swakelola lantaran tidak dilibatkan nya Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP).
Diketahui sekolah tersebut menerima anggaran senilai Rp2 Miliar 270 juta.
“Jadi tidak ada dilibatkan P2SP dalam proyek revitalisasi SDN Bojong 2. Memang benar pengerjaannya dilakukan pihak ke 3,” kata dia.
Selain itu, mayoritas pekerja atau tukang bukan merupakan warga sekitar.
“Pekerja bangunan orang luar daerah Bojong – Gunteng, yang warga asli hanya ada 3 orang saja,” pungkasnya. (NRS)














Comment