Wartacianjurnews.com – Ruas jalan kabupaten sepanjang sekitar 7 kilometer dengan lebar 5 meter di Desa Padamulya, Kecamatan Pasirkuda, Kabupaten Cianjur, hingga kini masih mengalami kerusakan parah. Kondisi tersebut dikeluhkan warga karena jalan menjadi akses utama aktivitas masyarakat sekaligus jalur yang setiap hari dilalui pelajar mulai dari PAUD, SD, SMP hingga SMA.
Kerusakan jalan dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan, terutama anak-anak sekolah yang harus melintasi sejumlah titik jalan dengan kondisi rusak.
Di tengah keterbatasan tersebut, warga terpaksa bergotong royong melakukan perbaikan secara swadaya agar jalan tetap dapat dilalui. Namun, upaya tambal sulam tersebut dinilai hanya menjadi solusi sementara dan tidak mampu mengatasi kerusakan jalan secara menyeluruh.
Penjabat Kepala Desa Padamulya, Dudy Rachmansyah, mengatakan pemerintah desa sebelumnya telah mengajukan proposal perbaikan jalan kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Cianjur.
Namun, hingga Kamis (20/8/2026), belum ada realisasi maupun kepastian mengenai jadwal perbaikan dari pemerintah daerah.
“Kami sudah mengajukan proposal ke Dinas PUTR, tetapi belum ada realisasi. Warga masyarakat sangat mendambakan jalan yang bagus guna menunjang perekonomian dan keselamatan anak-anak sekolah,” ujar Dudy.
Menurutnya, kondisi jalan yang rusak tidak hanya menghambat mobilitas masyarakat, tetapi juga berdampak terhadap aktivitas ekonomi warga. Terlebih, ruas tersebut menjadi salah satu akses penting bagi masyarakat Desa Padamulya.
Warga pun mempertanyakan tindak lanjut Pemerintah Kabupaten Cianjur, khususnya Dinas PUTR, terhadap usulan perbaikan yang telah disampaikan pemerintah desa.
Jika proposal perbaikan telah diajukan, masyarakat berharap adanya kejelasan, baik melalui survei lapangan, perencanaan penganggaran maupun kepastian jadwal pengerjaan.
Dudy berharap Dinas PUTR segera turun ke lapangan dan menjadikan ruas jalan tersebut sebagai salah satu prioritas perbaikan.
“Jangan sampai masyarakat terus melakukan perbaikan secara swadaya, sementara kerusakan jalan semakin parah,” harapnya.
Kondisi jalan yang terus dibiarkan rusak juga berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas. Anak-anak sekolah yang setiap hari menggunakan jalur tersebut menjadi salah satu kelompok pengguna jalan yang paling rentan.
Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Cianjur tidak hanya menerima usulan perbaikan, tetapi juga memberikan tindak lanjut nyata terhadap kebutuhan infrastruktur dasar tersebut.
Sebab, jalan yang aman dan layak bukan hanya berkaitan dengan kelancaran transportasi, tetapi juga menyangkut keselamatan, pendidikan serta roda perekonomian masyarakat.
Sampai berita ini ditulis, Dinas PUTR Kabupaten Cianjur belum memberikan keterangan terkait kepastian waktu maupun rencana realisasi perbaikan ruas jalan kabupaten di Desa Padamulya tersebut. (dil)














Comment