Wartacianjurnews.com – Semangat kemerdekaan terasa hangat di Kampung Menak, RT 001/RW 004, Desa Sukawangi, Kecamatan Warungkondang, Kabupaten Cianjur.
Dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, warga menggelar kegiatan sederhana yang sepenuhnya didukung melalui hasil swadaya masyarakat.
Panjat pinang menjadi salah satu kegiatan yang paling dinantikan warga. Dengan penuh semangat dan kekompakan, para peserta berusaha menaklukkan batang pinang yang telah disiapkan. Sorak-sorai warga pun pecah setiap kali peserta berhasil naik lebih tinggi.
Kemeriahan kemudian berlanjut dalam suasana yang berbeda. Warga berkumpul untuk menikmati liwet bersama sepanjang sekitar 20 meter.
Di atas hamparan liwet tersebut, tersaji berbagai hidangan sederhana seperti nila goreng, sambal goreng, cukatok, jengkol, hingga tumis kangkung.
Tidak ada kemewahan dalam perayaan itu. Namun, justru kesederhanaan tersebut membuat suasana terasa lebih akrab. Warga duduk bersama, berbincang, tertawa dan menikmati makanan yang disiapkan melalui semangat gotong royong.
Warga setempat, Rizal yang akrab disapa Kojek, mengatakan seluruh kegiatan tersebut digelar menggunakan dana hasil swadaya masyarakat.
Menurutnya, perayaan HUT RI tidak harus dilakukan secara berlebihan. Yang terpenting adalah bagaimana momentum kemerdekaan dapat mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan warga.
“Yang penting warga bisa berkumpul dan menjaga kebersamaan. Walaupun sederhana, suasananya tetap meriah,” ujar Rizal.
Bagi warga Kampung Menak, kemerdekaan terasa bukan hanya melalui sebuah perayaan, tetapi juga dari semangat gotong royong yang masih hidup di tengah masyarakat.
Panjat pinang menjadi gambaran tentang kekompakan, sementara liwet sepanjang 20 meter menjadi simbol kebersamaan, bahwa makanan sederhana pun terasa istimewa ketika dinikmati bersama.
Dari sebuah kampung kecil, semangat merah putih dirayakan dengan cara sederhana: swadaya, gotong royong, dan kebersamaan. (dil)














Comment