Medan Terjal dan Sulit Air, Satgas Karhutla Polres Cianjur Padamkan Bara di Gede Pangrango

Wartacianjurnews.com – Karhutla Gunung Gede Pangrango masih menjadi perhatian petugas gabungan. Satgas Karhutla Polres Cianjur bersama unsur TNGGP, TNI, Wanadri dan relawan melakukan pemantauan serta pemadaman bara api di kawasan Lembah Wadon, Jumat (14/8/2026).

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut Surat Perintah Kapolres Cianjur Nomor Sprin/853/OPS.2.1/2026 tanggal 12 Agustus 2026 tentang pembentukan Satgas Karhutla Gunung Gede Pangrango.

Pada Jumat pagi, sebanyak 37 personel mengikuti apel kesiapan yang dipimpin petugas TNGGP. Mereka terdiri atas 10 personel TNGGP dan Polhut, enam personel TNI, lima personel Polri, delapan personel Wanadri serta delapan relawan dari Montana, ORARI, Green Ranger dan kelompok lainnya.

 

Teks: Satgas Karhutla Polres Cianjur memadamkan bara api di kawasan Lembah Wadon Gunung Gede Pangrango.
Foto: Personel Satgas Karhutla Polres Cianjur bersama tim gabungan melakukan pemantauan dan pemadaman bara api di kawasan Lembah Wadon Taman Nasional Gunung Gede Pangrango.

Tim kemudian bergerak menuju dua titik di kawasan Lembah Wadon, yakni Lebak Saat dan Hutan Mati. Petugas melakukan pemantauan titik api, pemadaman menggunakan air dan racun api, serta membuat atau memperdalam parit sebagai upaya mengisolasi area terbakar agar tidak meluas.

Berdasarkan laporan Satgas Karhutla Polres Cianjur, di kawasan Lebak Saat ditemukan satu bara api dan dua titik kepulan asap. Sementara di Hutan Mati terdapat satu bara api dan satu titik kepulan asap yang kemudian ditangani petugas.

Penanganan di lapangan menghadapi sejumlah kendala, terutama jarak sumber air yang cukup jauh dari titik kebakaran serta medan yang terjal dan curam. Kondisi lahan yang menyerupai gambut juga membuat bara api dapat bertahan di bawah permukaan meskipun api terlihat telah padam.

Kapolres Cianjur AKBP Dr. A. Alexander Yurikho Hadi menegaskan kehadiran personel kepolisian dalam penanganan kebakaran di kawasan tersebut. “Polres Cianjur akan selalu hadir pada setiap moment dimana masyarakat membutuhkan,” ujar Alexander.

Dalam laporan pelaksanaan kegiatan, Satgas Karhutla menyebut penanganan berlangsung dengan kondisi kondusif dan terkendali. Pemantauan selanjutnya dilakukan oleh personel TNGGP dan relawan di sejumlah titik untuk mengantisipasi kembali munculnya bara atau kepulan asap. (Ben)

banner 1131x1600 banner 1131x1600 banner 1131x1600 banner 1131x1600 banner 1131x1600 banner 1131x1600 banner 1131x1600 banner 1131x1600

Comment