Biayai Sosialisasi Bos Kinerja, Ratusan Kepsek Diduga Dipungli Disdikpora Cianjur 

DUGAAN PUNGLI, Kegiatan sosialisasi Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Kinerja di salah satu GOR terindikasi praktek pungli. (Dok/Ist).

Wartacianjurnews.com- Dugaan pungutan liar (pungli) terjadi pada kegiatan sosialisasi Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Kinerja di salah satu GOR.

DUGAAN PUNGLI, Kegiatan sosialisasi Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Kinerja di salah satu GOR terindikasi praktek pungli. (Dok/Ist).

Ratusan kepala sekolah wajib menyetor uang dengan nominal sebesar Rp250 ribu kepada oknum pengawas sekolah atas perintah Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Cianjur.

Salah satu sumber menjelaskan, 210 kepala sekolah dari berbagai jenjang sekolah diwajibkan membayar Rp250 ribu untuk kegiatan sosialisasi BOS Kinerja yang dilaksanakan selama dua hari itu.

Jika ditotalkan terkumpul anggaran sebesar Rp52 Juta 500 Ribu.

“Peserta sosialisasi diminta menyetor dengan sistem transfer ke oknum pengawas sekolah sebesar Rp250 Ribu,” ungkapnya, Kamis 9 Juli 2026

Dia menambahkan, Kepala Sekolah terlebih dahulu diberi penjelasan bahwa uang tersebut diperuntukkan membiayai kegiatan.

“Jadi uang itu untuk kegiatan sosialisasi BOS Kinerja, peserta hanya dikasih nasi boks dan snack saja. Ini patut dipertanyakan, kenapa sampai meminta ke Kepala Sekolah, apa Disdikpora tidak punya anggaran?,” tuturnya.

Kepala Disdikpora Cianjur Ruhli Solehudin membantah, adanya dugaan pungli kegiatan sosialisasi Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Kinerja.

“Terkait hal tersebut tidak benar dan tidak pernah menginstruksikan adanya pungutan dalam bentuk apapun,” kata Ruhli. (NRS)

 

Comment