Wartacianjurnews.com- Gedung Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Cimacan sering mengalami kelebihan kapasitas atau overload dalam beberapa bulan terakhir.
Tak sedikit pasien yang harus dirawat di lorong IGD, bahkan petugas RSUD plat merah itu sering kewalahan.
Dirut RSUD Cimacan Cok Gd Agung Dharma Putra mengakui, kerap overload nya IGD disebabkan melonjaknya pasien dan tak berbanding lurus dengan kapasitas daya tampung.

“Ini menjadi Pekerjaan Rumah (PR), tentunya dibutuhkan gedung baru untuk IGD,” kata Cok Gd Agung, Selasa 26 Mei 2026.
Adapun penyediaan gedung baru untuk layanan IGD membutuhkan biaya besar sehingga menjadi kendala bagi manajemen RSUD Cimacan.
“Kalau dari BLUD tentunya tidak cukup anggarannya, sehingga harus dibantu Pemkab Cianjur,” ujarnya.
Dirut menambahkan, saat ini RSUD Cimacan tengah fokus menaikan jumlah Bed Occupancy Rate (BOR) dan menargetkan jumlah hingga 200 buah.
“Sedang proses menaikan jumlah bed atau tempat tidur, kami tambah 20 bed yang sekarang berjumlah 170,” pungkasnya. (NRS)













Comment