Wartacianjurnews.com – KA Siliwangi kembali normal di jalur Cibeber–Lampegan setelah sebelumnya terganggu akibat gogosan rel, Senin, 20 April 2026. Jalur yang sempat tidak bisa dilalui kini telah dinyatakan aman oleh PT KAI Daop 2 Bandung.
Perbaikan dilakukan di Km 73+900 yang sebelumnya terdampak longsoran tanah akibat hujan deras. Jalur tersebut mulai dapat dilalui kembali sejak pukul 12.30 WIB.
Humas KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, memastikan operasional sudah kembali berjalan. “Lokasi sudah dapat dilalui. KA pertama yang melintas adalah KA Siliwangi nomor 343 yang saat ini hampir masuk Stasiun Cibeber,” ujarnya.

Sebelumnya, gangguan tersebut berdampak pada sejumlah perjalanan kereta. KAI mencatat setidaknya tiga perjalanan dibatalkan secara parsial pada pagi hari.
“Pagi tadi ada tiga perjalanan kereta api yang kita batalkan secara parsial akibat kondisi tersebut,” kata Kuswardojo.
Ia menjelaskan, gogosan terjadi akibat tingginya curah hujan sejak Minggu siang hingga malam. Kondisi itu menggerus tanah penopang rel dan memengaruhi kestabilan jalur.
“Curah hujan cukup tinggi sejak kemarin siang, sehingga mengakibatkan adanya gogosan yang diketahui sekitar pukul 19.55 WIB,” jelasnya.
Untuk mempercepat pemulihan, KAI menerjunkan ratusan petugas dari berbagai wilayah kerja. Perbaikan dilakukan dengan penguatan serta pemadatan area terdampak.
“Ratusan petugas kita datangkan agar penanganan bisa cepat selesai. Alhamdulillah cuaca cerah sehingga mempercepat proses perbaikan,” tambahnya.
KAI juga memberikan pengembalian dana tiket penuh bagi penumpang yang terdampak pembatalan. Refund dapat diajukan hingga 7 x 24 jam melalui aplikasi resmi atau loket stasiun.
Dengan selesainya perbaikan ini, operasional KA Siliwangi diharapkan kembali berjalan normal dan aman bagi masyarakat. (Ben)














Comment