Wajib Dua, Dianjurkan Tiga: Jemaah Haji Cianjur Jalani Vaksinasi Cegah Risiko di Tanah Suci

Wartacianjurnews.com – Jemaah haji Cianjur jalani vaksinasi cegah risiko di Tanah Suci di aula Gedung Asrama Haji Cianjur, Jalan Raya Bandung, Bojong, Karangtengah, Sabtu (11/4/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari persiapan kesehatan sebelum keberangkatan.

Kasubag TU Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Cianjur, Ema Siti Fatimah, mengatakan pemerintah menyediakan dua jenis vaksin utama bagi calon jemaah. “Kalau yang fasilitas pemerintah itu ada dua ya, vaksin meningitis dengan vaksin polio. Itu tidak ada pungutan karena memang sudah fasilitas dari pemerintah,” ujarnya.

Ia menjelaskan, terdapat satu vaksin tambahan yang tidak diwajibkan, namun dianjurkan bagi jemaah. “Untuk satu lagi ada vaksin influenza, itu tidak diwajibkan tapi kita sangat menyarankan sekali. Jadi kita menghimbau karena perbedaan cuaca dan iklim di sana,” kata Ema.

Teks: Sejumlah jemaah haji Cianjur duduk menunggu antrean vaksinasi di dalam aula asrama haji.
Foto: Calon jemaah haji menunggu giliran vaksinasi di Aula Gedung Asrama Haji Cianjur, Sabtu (11/4/2026).

Menurutnya, vaksin influenza dapat membantu mengurangi risiko gangguan kesehatan selama berada di Arab Saudi. “Sangat memungkinkan untuk jemaah terkena flu, batuk pilek, jadi kita sangat menghimbau semua jemaah untuk melakukan vaksin influenza,” ucapnya.

Ema menyebut sebagian besar jemaah mengikuti vaksinasi di lokasi tersebut, sementara dua jemaah telah menjalani vaksinasi di luar daerah. “Ada dua jemaah karena domisili mereka di Bandung, jadi sudah dilakukan vaksinnya di Bandung, selebihnya kita lakukan di sini,” jelasnya.

Ia juga mengimbau jemaah untuk menjaga kondisi fisik menjelang keberangkatan. “Kita tetap menghimbau untuk semua jemaah menjaga kesehatan, jalan kaki tiap hari supaya terbiasa, serta menjaga konsumsi makanan,” katanya.

Selain itu, calon jemaah akan menjalani tes kebugaran di fasilitas kesehatan masing-masing. “Nanti ada tes kebugaran yang dilaksanakan oleh masing-masing puskesmas,” tutup Ema. (Ben)

Comment