Harga Pangan Naik Jelang Ramadhan, Pedagang Warung Pemda Cianjur Terpaksa Ngutang Modal

Wartacianjurnews.com — Harga pangan naik menjelang bulan suci Ramadhan berdampak pada pedagang warung makan di lingkungan kantor Pemda Cianjur. Kenaikan terjadi pada sejumlah bahan pokok di Pasar Induk Jebrod.

Kang Hendi dan Teh Ai, pasangan suami istri pedagang warung makan di area Pemda Cianjur, mengaku harga bahan baku mengalami kenaikan dibandingkan harga normal harian.

Teks: Pembeli dilayani di warung makan area Pemda Cianjur dengan etalase lauk siap saji dan bahan makanan tergantung di bagian depan warung.
Foto: Aktivitas pelayanan pembeli di warung makan kawasan kantor Pemda Cianjur saat harga bahan pangan mengalami kenaikan menjelang Ramadhan, Senin (9/2/2026).

“Harga ayam sekarang Rp43 ribu per kilogram, biasanya Rp35 ribu. Daging sapi sekarang Rp130 ribu, biasanya Rp110 sampai Rp120 ribu,” ujar Kang Hendi.

Selain itu, harga cabai rawit merah (cengek) mencapai Rp70 ribu per kilogram dari sebelumnya sekitar Rp50 ribu. Harga telur ayam juga naik menjadi Rp31 ribu per kilogram dari harga normal Rp28 ribu.

“Harga mah kita jual normal, Pak. Ya itu, belanja kita jadi ngutang sebagian,” kata Teh Ai.

Sejumlah komoditas lain juga mengalami perubahan harga. Tomat berada di kisaran Rp10 ribu per kilogram. Sementara bayam yang sebelumnya Rp5 ribu mendapat tiga ikat, kini menjadi Rp2.500 per ikat.

Meski harga bahan baku naik, aktivitas jual beli warung makan di lingkungan kantor Pemda Cianjur masih berjalan normal. Pedagang tetap berjualan untuk melayani kebutuhan konsumen harian.

Kenaikan harga bahan pangan terjadi menjelang meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang Ramadhan. Pedagang berharap harga bahan pokok dapat kembali stabil. (Ben)

Comment