Ramai di Medsos, Dentuman Tak Diketahui Asalnya Terdengar di Cipanas hingga Pacet

Wartacianjurnews.com — Ramai diperbincangkan di media sosial, sejumlah warga di wilayah Cianjur Utara mengaku mendengar suara dentuman keras yang diduga menyerupai ledakan pada Senin malam. Hingga kini, penyebab suara tersebut masih belum diketahui dan dalam tahap klarifikasi oleh pihak terkait.

Suara dentuman dilaporkan terdengar di beberapa wilayah, di antaranya Kecamatan Cipanas, Sukaresmi, Pacet, hingga Desa Gadog. Informasi tersebut menyebar cepat melalui berbagai platform media sosial, termasuk status WhatsApp dan Facebook warga.

Dedi (45), warga Desa Gadog, mengatakan suara dentuman terdengar sekitar pukul 22.15 WIB.

“Saya kira awalnya petasan sisa tahun baru, tapi kok beda, mirip suara ledakan. Setelah lihat media sosial, ternyata bukan cuma di Gadog, wilayah lain juga dengar,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Cianjur, Wangwang, menyampaikan pihaknya belum dapat menyimpulkan penyebab suara dentuman tersebut.

“Kami akan klarifikasi dulu kebenaran informasinya. Kalau memang ada kejadian yang valid, tentu akan kami turunkan tim ke lokasi. Saat ini kami masih memastikan, karena belum bisa menyimpulkan sumbernya,” kata Wangwang.

Menurutnya, apabila fenomena tersebut berkaitan dengan kondisi tanah atau struktur geologi, BPBD akan berkoordinasi dengan Badan Geologi.

Wangwang juga mengingatkan bahwa pada akhir September lalu, Badan Geologi sempat melakukan pemeriksaan di wilayah Cijedil, Cianjur, terkait fenomena lantai rumah warga yang terasa panas. Dari hasil pemeriksaan saat itu, tidak ditemukan aktivitas geologi maupun pengaruh gunung api.

“Untuk dentuman ini pun, jika diperlukan, mekanismenya sama. Kita bisa minta bantuan seperti sebelumnya,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai kerusakan bangunan, korban, maupun kejadian lanjutan yang berkaitan dengan suara dentuman tersebut. Aparat dan instansi terkait masih menunggu data lapangan dan klarifikasi lanjutan. (Ben)

Comment