Kolaborasi Triple Helix Mulai Jalan di Cianjur, UMKM Siap Naik Kelas

Wartacianjurnews.com – Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan, dan Perindustrian (Diskumdagin) Kabupaten Cianjur menggelar Temu Bisnis Ngabuka Jeung Ngawangun Jejaring Usaha Lokal di Aula Hotel Grand Bydiel Cianjur, Kamis (27/11/2025). Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk membangun jejaring UMKM melalui kolaborasi Triple Helix yang melibatkan pelaku usaha, akademisi, perbankan, retail, e-commerce, dan media massa.

Kepala Diskumdagin Cianjur, Dedi Supriadi, menegaskan bahwa forum tersebut dirancang untuk memperkuat kapasitas serta membuka akses pemasaran bagi produk UMKM agar mampu bersaing dan naik kelas.

“Melalui jejaring ini, pelaku UMKM bisa belajar langsung dari para pengusaha yang sudah lebih maju. Forum ini menjadi pintu bagi mereka untuk memperluas pasar dan mengatasi hambatan usaha,” ujar Dedi.

Teks: Peserta UMKM dan pejabat Diskumdagin Cianjur mengikuti pembukaan Temu Bisnis UMKM di Aula Hotel Grand Bydiel.
Foto: Para pelaku UMKM, jajaran Diskumdagin, dan narasumber menghadiri pembukaan acara Temu Bisnis UMKM di Aula Hotel Grand Bydiel Cianjur, Kamis (27/11/2025).

Diskumdagin mencatat lebih dari 60.000 UMKM terdaftar di Kabupaten Cianjur, dengan dominasi usaha kuliner. Dari jumlah tersebut, sekitar 50 pelaku UMKM terpilih diundang untuk mengikuti pertemuan bisnis dan diskusi bersama pihak retail dan e-commerce.

Dedi menambahkan bahwa Diskumdagin telah melaksanakan sedikitnya enam kelas pelatihan sepanjang tahun ini untuk meningkatkan keterampilan, manajemen usaha, dan pemahaman legalitas para pelaku UMKM.

Pelaku UMKM: “Tidak Menyangka Diberikan Akses Kerja Sama”

Salah satu peserta, Yeti, pelaku usaha tauco khas Cianjur, mengaku tidak menyangka UMKM skala kecil mendapat kesempatan menjalin kemitraan dengan retail dan platform e-commerce.

“Saya tidak menyangka usaha tauco rumahan bisa diberi ruang kerja sama dengan retail dan e-commerce. Ini membuka jalan agar produk kami bisa dipasarkan ke luar daerah. Para pelaku UMKM merasa sangat terbantu,” tutur Yeti.

Diskumdagin berharap kegiatan ini menjadi awal bagi ekspansi produk lokal Cianjur ke pasar yang lebih luas, sekaligus memperkuat keberlangsungan usaha kecil dan mikro di daerah. (Ben)

Comment